Masa Depan Itu.. Bikin Galau
15 Mar 2012 Leave a Comment
in Uncategorized Tags: guru galau
Sayang saya bukan murid mama Lauren; saya lebih mirip murid papa Laurier. If I were muridnya si mama, kira-kira sih saya udah bisa predikisi masa depan saya gimana gitu. Masa depan maksudnya di sini standard ya: karier dan jodoh. Gitu terus sampe kiamat. Sumpeh lo, semenjak lulus kuliah saya galau (istilah kerennya sih gitu ya) tentang masalah dua itu. Sedihnya lagi, galaunya masih belum sembuh dari sekarang. Tapi ya gimana lagi. Kan sulit nyari jarum di tumpukan jerami (lagi galau. gak nyambung gak pa-pa). Gagal nyalonin jadi bupati, eh diplomat ding, sekarang saya jadi tentor bahasa enggres di LIA. Somehow, ngajar bahasa Inggris asik juga sih tapi. Dan karenanya, saya menyebut diri saya sebagai teacher galau. Hore.
Modem Streessss!
08 Apr 2011 2 Comments
in Kehidupan Saya..Yang Tidak Masuk Akal
Kalo terus-terusan kayak gini, saya bisa kena darah tinggi, trus kena ngantuk, trus kena serangan jantung, ato minimal jadi laper.
Masak tiap hari tiap malem harus urusan ma modem yang terus-terusan senin kemis gini (ngos-ngosan maksudnya).
Iya saya tau tempat tinggal saya jauh dari peradaban, tapi enggak ghene charanya dwoonk (sambil monyong-monyong).
Nah, sekarang daripada stress saya mo melakukan penelitian ilmiah berjudul ‘bagaimana gaya nyamuk waktu bobok siang’.
Tulisan Saya = Kodok
06 Apr 2011 3 Comments
in Uncategorized
Judulnya semacam glek yah.
Jadi intinya gini, tulisan seseoran itu kan konon menunjukkan pola pikir dan cara berpikir seseorang. Nah, seorang penulis yang baik, menurut saya adalah seseorang yang mampu menuliskan kata-kata dengan runtut, dan bertautan antara kalimat satu dan kalimat sesudahnya. Dalam hal ini, saya pasti bukan seorang penulis yang baik (walopun saya suka berbagi dengan sesama sih), perkara saya ini pikirannya enggak bisa runtut.
Bukti-bukti bisa nyusul lah yah. naik apa kek ntar, pesawat juga murah kok sekarang..
Intinya, dikarenakan pikiran saya yang agak berantakan dan kurang runtut, jadi tulisan saya pasti juga berantakan dan tidak runtut. Indeed, bagi pembaca yang jeli, tulisan saya pasti terkesan kayak kodok: loncat-loncat. Bisa jadi dari pemikiran satu, ke pemukiran yang lain. Bisa juga abis nulis apa gitu, ujug-ujug (tiba-tiba) ngomongin yang gak ada hubungan sedarah.
Yea, I am very much aware of that. Jadi saya mohon harap maklum. Kalo anda tidak mau ambil resiko, silakan minta paper bag ke saya. gratis kok. Jadi nanti abis baca tulisan saya, pusing, pening, terus kan mual. Nah, kita bisa bareng-bareng puke up di paper bag itu. Mariik…
Penulis Blog Khilaf Telah Kembali.. Hoho!
06 Apr 2011 1 Comment
in Kehidupan Saya..Yang Tidak Masuk Akal
Baiklah.. Saya ngaku salah, perkara meninggalkan alam per-blogging-an selama yah kurang lebih.. 500 abad lah ya…
Weits, sebelum saya nulis banyak-banyak kalo saya liat-liat blog saya penampilannya semacam kayak lokasi massacre abad 17 yak?
Yak, sebelum menulis banyak-banyak saya akan menyingsingkan lengan celana (lho) dan mulai merenovasi lokasi jagal masal sapi ini. Jangan sedih, walopun cewek saya bisa renovasi sendiri kok.. Yaa gini-gini saya kan pernah jadi kuli angkut beras ngrangkep satpam tempat jagal sapi (jadi hubungannya sama renovasi?).
brak brak.
bruk bruk.
tok tok. tek tek.
prang. gluk gluk gluk (suara saya minum aer kopi).
Done! Well, pengen upload foto hasil renovasi, tapi kok ya it’s just too late for me to stay awake deh. Jadi I’ll just come to the point.
Point is.. I might be a big liar, literally and figuratively. Selain karena saya emang gendut (tapi sekarang dah agak langsing, secara dietnya sukses. IHIY!), sebelumnya saya pernah bilang kalo bakal rajin nulis blog. But guess what. Life really is full of suprise, unexpected little big things. Dan saya adalah seorang individual (yang apparently) rapuh, karena bahkan perubahan kecil bisa sangat mempengaruhi kebiasaan, tekad, dan bahkan kepercayaan saya. I am curenttly trying so hard to overcome it.
The unexpected little big things yang saya bicarakan adalah sebuah kegagalan, yang menurut saya adalah kegagalan terbesar dalam hidup; so, saya harus memasukkan ini ke kategori huge thing in life. Tahun lalu saya nglamar di Deplu, and made it to pass the final test. Tapi apa mau dikata, di tahap wawancara psikologi saya enggak lolos, perkara saya terlalu muda dan kurangg berpengalaman. Padahal saya ini kan udah pengalaman kemana-mana, ya setidaknya walo jadi kuli angkut beras sih (loh ya).
Dan saya pun memutuskan untuk bertapa lagi, pulling back my ‘existance’ from outside world. Saya enggak pernah eksis, dari mulai di FB, Twitter, WP, dan bahkan YM saya enggak pernah aktif.
Yea, I feel so stupid prancis. Eh, tu istilah darimana sih, btw? kayaknya dari sinetron ato apa gitu yak?
Eniwei, ya itulah saya. Setelah berpikir lebih jauh lagi, life is so much more than being disspointed and avoiding the world; i am referring to teman-teman dan keluarga jauh.
Tapi bahkan hingga saat ini sebenarnya saya masih menarik diri dari dunia luar, berusaha menjauh dari dunia pergaulan yang sangat ramai. (Sepi dong jadinya? kan gak gaul sama temen-temen gitooh). Iya banget, emang sepi. Kadang aja saya mikir kalo kuburan ma sawah masih rame, kali yak. Lha mo gimana lagi, orang saya lagi pengen sendiri dan menenangkan hati (baca: merenungi nasi. hoho)
You can call me masih sedih atau gimana. Yang jelas, saya tahu bahwa ini insyaoloh akan worth-it. Dan dalam waktu dekat, kalo Allah mengijinkan, I’ll be back to my dear fellas.
Eniwei, about my fellas. I am also a big liar for them, perkara saya bilang kalo saya enggak pernah visit FB. The truth it: every morning and every night, I checked out my FB account. See if there is something new there. Saya diam-diam nge-cek update status ‘friends’ saya, atau bahkan cek their updated info.
Dan saya bahagia menemukan fakta bahwa FB tidak hanya membantu orang-orang berhubungan dengan orang terdekat mereka, tapi juga membantu orang-orang untuk menyendiri dengan tenang.
Sebenarnya saya pengen lo begadang sampe pagi. Lha tapi saya besok kebagian anter ibuk saya terapi tulang punggung jam 8, jadi harus bangun pagi. Dan percayalah, bangun pagi hanya bisa dilakukan oleh insan yang membobok-kan diri mereka sebelum jam 12 malem.
Cao. Besok kalo saya gak khilaf mo nulis lagi en review produk. Btw, buanyak banget lo smartphones, tablet, en notebook yang beredar akhir-akhir ini. Ah sial, ini pasti akan berdampak buruk bagi pemasaran sempoa dan mesin ketik saya nih. snap.

